Arsip

Posts Tagged ‘sahabat’

Selamat Jalan, Sahabat Terbaikku..

Agustus 24, 2014 Tinggalkan komentar

#heyReaders Hello Readers, kali ini gw lagi sedih, gw telah kehilangan salah satu sahabat terbaik gw. Gw kenal dia sewaktu kuliah, dia seorang pria yang ulet dan tekun belajar. Gw banyak belajar dari sosok sahabat gw ini, menjalani hidup itu harus sederhana, sesederhana ketika dia memainkan gitarnya di tengah kesunyian malam. Gw dengan dia, bukanlah teman dari kecil, bukan teman karena dekat rumah, kita berteman karena kami memilih untuk berteman.

Gitar Kenangan

Awal kuliah, sebenernya gw tau dia, tapi gw ga gitu deket dengan dia, sebatas hanya tau. Toh selain kami kuliah di universitas yang sama, kami juga tinggal 1 kos yang sama. Kami jarang menyapa, kami hanya sebatas kenal. Kedekatan kami dipertemukan oleh seorang teman kuliah yang lain, di situlah kami mulai dekat, dan seiring berjalannya waktu, kami bersama teman-teman yang lain membentuk suatu perkumpulan tersendiri.

Jika readers tau lagi Sheila on 7 – Sahabat Sejati, liriknya tak jauh beda dari persahabatan kami.

Sahabat Sejatiku
Hilangkah Dari Ingatanmu
Di Hari Kita Saling Berbagi
Dengan Kotak Sejuta Mimpi
Aku Datang Menghampirimu
Kuperlihat Semua Hartaku

Kita S’lalu Berpendapat
Kita Ini Yang Terhebat
Kesombongan Di Masa Muda Yang Indah
Aku Raja Kaupun Raja
Aku Hitam Kaupun Hitam
Arti Teman Lebih Dari Sekedar Materi

Hidup itu hanya dipenuhi oleh 2 hal yaitu pertemuan dan juga perpisahan. Begitu juga dengan kami. Pertemuan kamipun harus diakhiri seiring dengan kelulusan gw yang mendahului dia. Meski begitu, gw tetap keep contact dengan dia, bagi gw, dia adalah sosok sahabat yang baik, bahkan beberapa kali gw nginep di rumahnya. Sering kali ketika gw pulang kampung, gw mampir untuk istirahat di rumah dia, karena memang kebetulan, rumah gw ngelewatin rumah dia.

Readers, pernah ga kalian, punya temen baik? Tau bagaimana rasanya ketika kita bisa ketemu dengan dia lagi, menyenangkan tentunya. Sama seperti gw, ketika gw pindah kerja di Jakarta dan bisa bertemu dengan dia di Jakarta, tentunya gw merasa tidak sendirian lagi di Jakarta. Kami sering bertukar pikiran, memang jarang bertemu atau hangout bareng temen2 yang lain, tapi gw berusaha setiap kali gw pergi dengan temen2 yang lain, gw ngajakin dia. Hmm, tapi dia adalah sosok yang gigih, dan ulet seperti yang gw bilang, dia selalu ga bisa ikutan hangout atau sekedar ngumpul ngopi2, dia terlalu sibuk dengan dunia kerjanya, bahkan tidak jarang gw menerima kabar dia pergi ke luar negeri.

Motor Sport

Tapi, Jumat 22 Agustus 2014 kemarin … Gw tak tahan meneteskan air mata, dia sudah tiada lagi, takkan ada lagi orang yg mengajari bermain gitar kembali, bahkan dia pun tak sempat nglihat cara gw mengendarai motor sport gw, seperti apa yang udah dia ajarin ke gw. Selamat Jalan, Sahabat Terbaikku.. Semoga di “Kehidupanmu yang Baru” kamu bahagia..

Dalam dunia ini, ada 2 jenis saudara :

Yang pertama, saudara karena silsilah keluarga. Dan yang kedua, adalah sahabat, saudara yang kita pilih sendiri.

Dan engkau tetap menjadi sahabatku, kenangan bersamamu takkan perlu kulupa. Sekali lagi, Selamat Jalan, Sahabat Terbaikku..

Best Friend

Iklan

Keep in Touch

Gw lagi sedih lantaran 2 sahabat deket gw bakal ‘ngilang’ dari kehidupan sehari2 gw.Pertama, sobat gw inisialnya EW, dia temen kos gw, kebetulan kamarnya depan gw persis. Gw kenal dia ada 7 bulanan kali ya, asal mula ngobrol waktu gw lagi kedatangan sahabat gw AS yg lagi maen ke kosan, dan kami lagi nonton di gazebo kos lante 3.

Waktu ga kerasa ya, dia uda pindah per 6 Maret 2013 kemarin, dia balek semarang. Dan itu artinya gw bakal nonton bola sendirian lagi.

Kedua, sobat gw inisialnya HTR, dia temen kantor gw, nih orang gw kenalnya sekitar september 2011, tapi sebatas kenal, akrab ya pas gw pindah ke jakarta desember 2011. Dia resign dari kantor gw. Uda gw anggap kaya sodara sendiri nih orang, meskipun perilakunya kadang2 aneh, tapi dia uda banyak berjasa banget buat kehidupan gw.

Good luck brother2 😀

Aku Sangat Salut denganmu Sahabat

Juli 27, 2011 3 komentar

Catatan Diary ku : 06 April 2009

Demikianlah yang kudengar, suatu hari aku menelpon salah seorang sahabat lamaku, sekarang dia kuliah pada jurusan teknik informatika di salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Jakarta. Hmm, sebuah obrolan lama yang mengasyikkan, aku lupa berapa lama kami mengobrol..

Dari pembicaraan kami, aku terharu melihat perjuangan hidupnya. Dia adalah seseorang yang mempunyai semangat yang tinggi. Aku sempat terkejut ketika dia menceritakan sesuatu padaku. Keluarganya sedang mengalami masalah ekonomi. Dia sekarang kuliah dengan biaya hidup sendiri. Di pagi hari dia kuliah, siang hari dia harus memberi les untuk anak2 SMP yang berada di sekitar kosnya, dan malam hari dia harus berdiri 6 jam untuk menjaga sebuah toko.

Bahkan aku terharu dan tak kuasa meneteskan air mata. Dia orang yang sederhana, dia tidak pernah memikirkan kehidupan ini dengan “muluk-muluk”, dia tidak memikirkan gadget apa yang harus dia miliki, dia tidak memikirkan apakah HPnya berkamera megapixel, apakah ada musik player yang selalu mengalung di lehernya dengan kualitas bass yang mantap, bahkan diapun tak berani berkhayal untuk berlibur ke bali sekedar mengisi liburan.. Baca selanjutnya…

Kriteria Sahabat Baik dan Sahabat Buruk

Agustus 30, 2010 4 komentar

Kriteria sahabat baik bagiku adalah

  • seorang teman yang mampu membantu di dalam berbagai cara
    1. ia melindungi temannya yang lengah
    2. ia melindungi barang berharga temannya yang lengah
    3. apabila ada bahaya, ia dapat memberikan perlindungan
    4. apabila ada suatu pekerjaan yang akan dilakukan, ia membantu dengan menawarkan lebih banyak bantuan daripada yang diminta
  • seorang teman yang mempunyai rasa simpatik di dalam suka maupun di dalam duka
    1. ia membuka hal2 rahasia mengenai dirinya kepada temannya
    2. ia menjaga rahasia temannya, dan tidak membiarkan bocor
    3. ia tidak meninggalkan temannya pada saat temannya sedang mengalami banyak kesusahan
    4. ia mungkin bahkan mengorbankan hidupnya demi temannya Baca selanjutnya…