Arsip

Posts Tagged ‘kehidupan’

Tak Tahu Harus Ngapain Saat Waktu Luang?

Maret 14, 2013 Tinggalkan komentar

Hello guyz, gw balek lagi di tengah2 kalian semuapissKemarin baru aja kita dapet libur panjang (jika senin ambil cuti), kita libur dari sabtu sampe selasa, pasti pada long weekend ke luar kota dong ya?hero

Eits, kagak dari kita semua punya kesempatan untuk berlibur ke luar kota, atau bahkan untuk ngabisin waktu berdua dengan pasangan2nya, banyak yang kita terkena dilema “ST Zone – Spare Time Zone” (itu sebutan gw)gw

Yaitu keadaan dimana, kita punya waktu luang, tapi kondisi tidak memungkinkan untuk memaksimalkan waktu luang tersebut, yang padahal kadang2 ingin dilakukan di waktu2 sibuk kita. Kalian mengalaminya? Baca selanjutnya…

Iklan

Motivator, Trainer, Speaker, Counsellor, Master of Ceremony (MC)

Januari 21, 2013 Tinggalkan komentar

Hi all, kenalin nama saya Setiawan Aliong, biasa dipanggil Aliong, saya selama ini uda ngisi seminar baik dari skala kecil maupun menengah, temen2 bisa liat website pribadi saya

SetiawanAliong.com

Bagi temen2 yang ingin mengundang saya sebagai Motivator/Speaker/Trainer atau ingin konseling (sharing) permasalahan hidup anda secara pribadi dapat langsung menghubungi saya melalui

Call/SMS/Whatsapp 08995127045
Line aliongz
Email mail@setiawanaliong.com

Bagaimana soal Fee?

Tenang, sangat bisa dinegosiasikan 😀

Lokasi?

Saya berada di Jakarta Barat, tapi jangan khawatir, saya menerima untuk Job di luar kota. Sedangkan untuk konseling, bisa tatap muka atau melalui media Phone or Messenger (BBM, YM, Line, Whatsapp, dll)

Oke segitu aja, kalau mau lebih detail tentang pengalaman2 saya, silahkan mengunjungi website saya SetiawanAliong.com

Ayam atau Bebek? – Cacing dan Kotoran kesayangannya

Agustus 11, 2011 2 komentar

Cerita ini diambil dalam buku Cacing dan Kotoran kesayangannya (Ajahn Brahm), aku hanya ambil yang paling aku suka, yaitu Ayam atau Bebek.
Begini ceritanya, sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah hutan
pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam.
Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka
mendengar suara di kejauhan: “Kuek! Kuek!”

“Dengar,” kata si istri, “Itu pasti suara ayam.”

“Bukan, bukan. Itu suara bebek,” kata si suami.

“Nggak, aku yakin itu ayam,” si istri bersikeras.

“Mustahil. Suara ayam itu ‘kukuruyuuuk!’, bebek itu ‘kuek! kuek!’ Itu
bebek, Sayang,” kata si suami dgn disertai gejala-gejala awal
kejengkelan.

“Kuek! Kuek!” terdengar lagi.

“Nah, tuh! Itu suara bebek,” kata si suami.

“Bukan, Sayang. Itu ayam. Aku yakin betul,” tandas si istri, sembari
menghentakkan kaki.

“Dengar ya! Itu a? da? lah? be? bek, B-E-B-E-K. Bebek! Mengerti?” si
suami berkata dengan gusar.

“Tapi itu ayam,” masih saja si istri bersikeras.

“Itu jelas-jelas bue? bek, kamu? kamu?.”

Terdengar lagi suara, “Kuek! Kuek!” sebelum si suami mengatakan sesuatu
yang sebaiknya tak dikatakannya.

Si istri sudah hampir menangis, “Tapi itu ayam?.”

Si suami melihat air mata yang mengambang di pelupuk mata istrinya,
dan akhirnya, ingat kenapa dia menikahinya. Wajahnya melembut dan katanya
dengan mesra, “Maafkan aku, Sayang. Kurasa kamu benar. Itu memang suara
ayam kok.”

“Terima kasih, Sayang,” kata si istri sambil menggenggam tangan suaminya.

“Kuek! Ku ek!” terdengar lagi suara di hutan, mengiringi mereka berjalan
bersama dalam cinta.

Maksud dari cerita bahwa si suami akhirnya sadar adalah: siapa sih yang
peduli itu ayam atau bebek? Yang lebih penting adalah keharmonisan mereka,
yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang indah itu.
Berapa banyak pernikahan yang hancur hanya gara-gara persoalan sepele?
Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal “ayam atau bebek”?

Ketika kita memahami cerita tersebut, kita akan ingat apa yang menjadi
prioritas kita. Banyak hal jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang
benar tentang apakah itu ayam atau bebek
. Lagi pula, betapa sering kita
merasa yakin, amat sangat mantap, mutlak bahwa kita benar, namun belakangan
ternyata kita salah? Lho, siapa tahu? Mungkin saja itu adalah ayam yang
direkayasa genetik sehingga bersuara seperti bebek !

Buah Kesabaran

Februari 28, 2011 8 komentar

Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yang sedang baca koran…

“Ayah, ayah” kata sang anak…

“Ada apa?” tanya sang ayah…..

“Aku capek, sangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek…

Aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! …

Aku capek, sangat capek …..

Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …

Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…capek

Aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman-teman ku, sedang teman – temanku seenaknya saja bersikap kepada ku… Baca selanjutnya…

Perlukah Balas Dendam?

Februari 27, 2011 6 komentar

Kemarin aku kerja lembur karena mau ngejar target, pulang dari kantor udah pagi. Jam udah menunjukkan pukul 00.10. Pikiran udah stress.stress

Sesampainya di hotel, bersihin badan lalu mau tidur, kok rasanya ga bisa tidur karena pikiran masih stress. Jeng jeng. Nyalain laptop deh, lanjutin nonton The Lucky Guy pilemnya Koko Stephen Chow. Ngakak2 liat tingkah sok coolnya si koko.ngakak

Lho kok ga nyambung sama judulnya? Hahahahaha. Jadi ceritanya begini, film yang kutonton ada ceweknya namanya Candy, dia tuh yang disukai sama Sui yang diperanin si koko. Candy nih dulu pernah dikerjain sama si Sui waktu masih duduk di bangku sekolah. Nah waktu uda gede, dan ketemu lagi, dia bales gantian ngerjain si Sui. Lucu deh balas dendamnya.ngekek

Tapi itu hanya di FILM, di dunia nyata tidaklah seperti itu. Banyak kejadian balas dendam yang bertujuan tidak hanya mengerjai, tapi menjatuhkan bahkan melakukan pembunuhan karakter.bunuh Baca selanjutnya…

Kalau Laper ya Makan, Kalau Ngantuk ya Tidur

Januari 13, 2011 2 komentar

Bentar, mau nguap dulu karena ngantuk banget, semalem tidur jam 1an. ngantuk

Ok, sebenernya ga penting ngebahas kenapa tidur sampe malem. Bukan karena meditasi semaleman meditasitapi karena ..(ehem) Ya you know lah what i meant..malu (apaan sih?) Baca selanjutnya…

Being Happy is The Priority of Living

Januari 10, 2011 4 komentar

Bangun2, kakiku pegel, dibuat jalan malah sakit. 

Tapi mau ga mau harus tetep berangkat ke kantor, apalagi karena dibangunin someone, jadi ngerasa dapet semangat buat hidup.

Ok, bukan itu topik hari ini. Aku mau bahas tentang Being Happy is The Priority of Living. Why? Sebenarnya apa sih tujuan hidup kita saat ini, ingin jadi orang kaya? jadi orang terkenal kayak Om Gayus?

Boleh2 aja mau jadi seperti itu, tapi coba baca cerita ini. Pengarangnya unknown, jadi kusadur bebas aja. Bacanya dari slide show dapet download dari internet. Baca selanjutnya…