Beranda > Tips > Tips Saat Wawancara Beasiswa

Tips Saat Wawancara Beasiswa

Memiliki biaya terbatas namun memiliki kemampuan yang baik dalam bidang pendidikan? Atau, mungkin ingin membantu meringankan biaya yang harus dikeluarkan oleh orang tua? Kita bisa mewujudkan berbagai keinginan tersebut dengan mengajukan beasiswa. Ada banyak beasiswa yang ditawarkan, dan penyelenggaranya pun beragam mulai dari pihak swasta, pemerintah atau instansi pendidikan itu sendiri.
Image Credit
Namun, dari banyaknya beasiswa yang ditawarkan, tidak semuanya bisa kita apply. Biasanya, beasiswa tersebut memiliki beberapa kriteria khusus sehingga meminimalisir jumlah pelamar beasiswa menjadi lebih terkualifikasi. Ada baiknya sebagai pelamar beasiswa yang pintar, kita memperhatikan pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

Apakah kamu salah satu anggota atau memiliki hubungan dengan pihak penyelenggara beasiswa?
 
Beberapa penyelanggara beasiswa biasanya memberikan beasiswa kepada pihak-pihak yang masih memiliki hubungan dengannya. Misalnya terjadi di perusahaan tertentu yang hanya memberikan beasiswa pendidikan kepada anak dari salah karyawannya. Hal ini merupakan salah satu bentuk peningkatan kesejahteraan karyawan.
Apakah kamu memiliki IPK 3.00 atau lebih?
 
Syarat ini biasanya menjadi sangat lumrah ketika ingin mengajukan beasiswa. Sehingga, jika memang kamu ingin mendapatkan beasiswa, sebisa mungkin kamu jaga nilaimu pada koridor yang aman.
Apakah kamu termasuk dalam keluarga kurang mampu?
 
Banyak beasiswa yang mengutamakan untuk keluarga yang kurang mampu. Biasanya sebagai tolak ukurnya, penyelenggara akan meminta slip gaji orang tua atau misalnya biaya pembayaran listrik, air dan gas di rumah. Atau juga ada yang langsung mengeceknya ke rumah pengaju beasiswa. Sehingga dengan data-data tersebut akan menjadi pertimbangan penyelenggara beasiswa apakah pelamar tersebut cocok atau tidak.
Apakah kamu masih aktif kuliah?
 
Tentunya untuk mendapatkan beasiswa, kamu masih harus aktif sebagai salah satu mahasiswa di kampusmu, karena biaya yang diberikan diperuntukkan bagi biaya pendidikanmu selama kuliah.
Apakah kamu berada di jurusan tertentu?
 
Beberapa beasiswa memang diberikan hanya untuk mahasiswa jurusan tertentu saja, misalnya perusahaan yang bergerak di bidang perminyakan yang memberikan beasiswa hanya kepada mahasiswa teknik perminyakan saja.
Apakah kamu memiliki prestasi?
 
Kalau kamu memiliki segudang prestasi, tentunya akan banyak peluang beasiswa yang bisa kamu dapatkan. Banyak perusahaan atau pihak penyelenggara yang memberikan beasiswanya sebagai bentuk apresiasi kepada anak bangsa yang banyak menciptakan prestasi memabanggakan.
Apakah kamu memiliki kemampuan bahasa asing?
 
Pada level yang lebih sulit, persyaratan beasiswa terkadang mengharuskan pelamarnya memiliki keahlian khusus di bahasa asing, dan umumnya bahasa Inggris. Biasanya pihak penyelenggara beasiswa ini adalah instansi multinasional atau organisasi yang memang scope-nya sudah berskala internasional.
Apakah kamu berada pada minimal semester tertentu atau sudah memiliki jumlah sks tertentu?
 
Sama dengan memiliki IPK pada nilai tertentu, syarat mengenai minimal semester dan jumlah SKS merupakan syarat standar yang biasanya ditawarkan oleh penyelenggara beasiswa.
Apakah kamu aktif dalam organisasi kampus, kegiatan mahasiswa atau mengikti riset dan proyek tertentu?
 
Mahasiswa yang memiliki banyak kegiatan seperti organisasi kampus atau riset menandakan bahwa mahasiswa tersebut sangat aktif dan bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya. Setidaknya, mereka bisa melakukan sesuatu yang mempengaruhi orang lain. Mahasiswa seperti ini memang layak untuk diberikan apresiasi berupa beasiswa yang bisa mereka dapatkan dari suatu perusahaan tertentu. Siapa tahu untuk jangka waktu ke depannya, ia bisa direkrut oleh perusahaan penyelenggara beasiswa tersebut menjadi salah satu karyawan mereka, karena mereka sudah melihat bagaimana aktifnya mahaiswa yang mereka berikan beasiswa tersebut.
Apakah kamu termasuk ke dalam golongan, etnis, atau ras tertentu?
 
Bukan bermaksud untuk rasis atau mungkin menyinggung dan menyingkirkan kaum atau golongan tertentu. Tapi, memang ada penyelenggara yang mengkhususkan beasiswa mereka untuk kaum yang segolongan dengan mereka. Biasanya, beasiswa tersebut lebih bersifat religi.
Apakah kamu memiliki tinggi badan yang mencukupi?
 
Banyak juga dari beberapa beasiswa yang ditawarkan yang mempermasalakan tinggi badan mahasiswa yang mendapatkan beasiswanya. Misalnya saja, penawaran beasiswa sekolah untuk mahasiswanya yang bersifat militer.
Apakah kamu memiliki penyakit dalam?
 
Pertanyaan seperti ini memang terkadang sering muncul jika kita mengajukan permohonan beasiswa. Hal ini bertujuan untuk sebagai pertimbangan pihak penyeleggara beasiswa tersebut. Mungkin saja beberapa dari mereka ada yang tidak mau direpotkan, jika di tengah-tengah perjalanan terjadi permasalahan kesehatan karena penyakit yang diderita tersebut.
Apakah kamu memiliki keterbatasan secara fisik atau keterbatasan mental?
 
Beberapa penyelenggara beasiswa mungkin tidak mau mengambil resiko yang akan lebih banyak jika memberikan beasiwa kepada mereka yang memiliki kekurangan. Mungkin saja salah satu dari feedback yang diinginkan oleh pemberi beasiswa membutuhkan ketahanan fisik.
Apakah kamu seorang wanita?
 
Ada juga pemberi beasiswa yang mengkhususkan jenis kelamin tertentu yang bisa menerima beasiswanya. Misalnya saja, beasiswa untuk sekertaris yang biasanya adalah perempuan. Pasti akan ada alasan sendiri mengapa sampai mereka hanya memilih golongan tertentu sebagai penerima beasiswanya.
Apakah kamu orang yang keatif?
 
Memang tidak ada yang salah menjadi orang kreatif. Dengan berbekal kreatif yang kamu miliki, bisa menjadi modal kuat kamu mendapatkan beasiswa. Orang-orang kreatif akan dengan mudah mengembangkan dirinya sendiri sehingga nantinya bisa saja menguntungkan pemberi beasiswa di kemudian hari.
Apakah kamu pernah melanggar tata tertib kampus atau berurusan dengan hukum?
 
Bagi kamu yang memiliki catatan perilaku yang kurang baik, mungkin harus lebih bersabar ketika mengajukan beasiswa. Tentunya penyelenggara beasiswa tidak mau sampai salah memberikan dana pendidikan kepada orang yang salah. Sehingga, salah satu syarat yang mereka ajukan pasti adanya surat SKCK yang biasanya kamu harus mengurusnya di kantor polisi.
Apakah kamu merokok atau menggunakan narkotika?
 
Siapa sangka syarat seperti ini tidak ada dalam persyaratan yang diajukan oleh penyelenggara beasiswa. Misalnya saja, penyelenggara beasiswa tersebut merupakan instansi atau badan yang bergerak di bidang kesehatan, pastinya tidak akan mengizinkan orang lain yang memiliki masalah dengan rokok hadir di antara mereka.
Bagaimana status anda, apakah single, menikah atau mungkin memiliki anak?
 
Ternyata status yang kamu miliki juga akan mempengaruhi hasil lamaran beasiswa yang kamu ajukan. Ada kemungkinan penyelenggara beasiswa lebih memilih mereka yang masih muda, percaya diri dan mudah energik dibandingkan dengan mereka yang sudah memiliki keluarga atau anak.
Apakah kamu sedang mengikuti beasiswa lain?
 
Salah satu pertanyaan yang paling penting dari segala pertanyaan yang diajukan pada kamu adalah apakah kamu benar-benar hanya mengikuti beasiswa yang kamu ajukan tersebut. Karena apabila kamu sudah tergabung dalam beasiswa tertentu, akan lebih baik untuk membuka kesempatan kepada orang lain, apalagi jika jumlah mahasiswa dengan jumlah banyaknya beasiswa yang ditawarkan terlalu sedikit.
Pastikan sebelum kamu melamar beasiswa, tanyakan hal-hal tersebut dalam diri kamu sendiri apakah kamu termasuk ke dalam golongan tersebut. Semakin banyak poin yang bisa kamu penuhi, maka akan membuat kamu semakin layak dan punya banyak kesempatan untuk mendapatkan beasiswa tersebut. Good luck!
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: