Beranda > Hongkong-Shenzen-Macau, Travel > Perjalanan ke Hongkong – Shenzen – Macau

Perjalanan ke Hongkong – Shenzen – Macau

#heyReaders Hello Readers, khusus bagi readers yang ingin backpacker ke Hongkong – Shenzen – Macau, kali ini gw akan berbagi pengalaman gw liburan ke 3 negara tersebut. Gw akan cerita dari hari sebelum keberangkatan sampai pulang ke Indonesia.

Foto di depan HK Disneyland

Foto di depan HK Disneyland

Gw pergi ke Hongkong – Shenzen – Macau terhitung dari tanggal 23 Juli 2014 hingga 1 Agustus 2014 gw baru tiba di Jakarta kembali. Dalam artikel kali ini, gw akan split menjadi beberapa bagian agar readers, para calon backpack traveler, dapat mengikuti alurnya lebih mudah.

Pertama-tama yang perlu readers siapin sebelum travel ke luar negeri yaitu :

Paspor

Paspor, nah ini readers kudu punya ya, kalo engga punya, bikin aja di kantor imgrasi terdekat, cara ngurusnya gampang loh. Readers cukup dateng aja bawa kelengkapan seperti KTP, KK, Akte Kelahiran dan juga fotokopi masing-masing dokumen tersebut. Untuk biaya pembuatan paspor sendiri terbilang cukup terjangkau, yaitu 270.000 (thn 2014) untuk paspor biasa – non elektronik, atau 750.000 (thn 2014) untuk paspor elektronik.

Paspor Republik Indonesia

Paspor Republik Indonesia

Buat temen2 yang pengen tahu apa sih bedanya paspor biasa dengan paspor elektronik sebenernya, ga ada bedanya kalo kita cuma mau ke HK, Macau, Shenzen, bedanya cuma paspor elektronik (biasa disebut e-paspor), saat kita lagi antri di imigrasi yang ada di bandara/pelabuhan/stasiun, petugas yang menganalisa kita cukup mendekatkan e-paspor kita ke reader yang ada di sana, sehingga prosesnya menjadi lebih cepat. Itu aja sih bedanya, kalo tujuan kali hanya ingin ke HK-Shenzen-Macau.

Tapi, ada 1 hal yang mungkin bisa readers pertimbangkan yaitu, sekarang pemerintah Jepang akan memberlakukan bebas visa bagi warga Negara Indonesia yang akan bepergian ke Jepang, khusus bagi pemegang e-paspor. So, daripada masih pegang paspor non elektronik, mending sekalian pake e-paspor. Gw juga rencananya kalo nanti perpanjang paspor, mau ganti jadi elektronik. Hehehehe.

Tidak seperti Jepang yang baru akan memberlakukan bebas visa bagi WNI yang mengunjungi ke sana, Hongkong dan Macau sudah lebih dahulu memberlakukan bebas visa bagi WNI. Lalu bagaimana dengan Shenzen? Shenzen merupakan suatu district dari Negara China, dan pemerintah China belum (sampai 2014) memberlakukan bebas visa kepada WNI yang mengunjungi negaranya. Tapi KHUSUS untuk Shenzen, kita dapat menggunakan Visa On Arrival (VOA) – visa yang langsung dibuat ketika sampai di daerah tujuan.

Tiket Pesawat

Readers, untuk pergi ke HK-Shenzen-Macau sebenernya banyak sekali maskapai penerbangan yang bisa readers gunain. Setau gw, untuk menjangkau ketiga negara tersebut paling gampang adalah dengan menjadikan HK sebagai tujuan pertama. Sebenernya ada 2 pertimbangan sebelum membeli tiket pesawat ke HK, yaitu harga tiket pesawat tersebut dan rute perjalanan ke HK tersebut ataukah langsung ataukah transit.

Tiket Pesawat

Tiket Pesawat

Jika menilik harga yang dimaksud, tentunya maskapai seperti Air Asia, Tiger Air dapat dijadikan alternative untuk terbang ke HK. Namun kedua maskapai tersebut biasanya transit terlebih dahulu ke Singapore untuk Tiger Air dan Malaysia untuk Air Asia. Setau gw, cuma China Airlines dan Garuda Indonesia yang bisa langsung terbang dari Jakarta ke HK tanpa transit terlebih dahulu.

Kebetulan gw kemarin menggunakan Malaysia Airlines untuk terbang dari JKT-KL-HK (23 Juli 2014) dan HK-KL-JKT (1 Agustus 2014).

Itenary

Jika readers sudah membeli tiket pesawat untuk kepergian dan kepulangan, maka langkah selanjutnya yang tidak kalah penting adalah menyusun itenary perjalanan readers di 3 negara tersebut. Nah, cara menyusun itenary nya bagaimana? Readers tanpa membaca buku-buku perjalanan yang ada di Gramedia atau browsing-browsing di Internet, seperti sekarang readers sudah tepat membaca tulisan gw sebagai bahan untuk menyusun itenary.

Penyusunan itenary ini sangat diperlukan karena akan dibutuhkan untuk langkah-langkah selanjutnya.

Penginapan

Readers, menurut gw pribadi sebelum readers melancong ke negara tujuan, alangkah lebih baiknya setelah readers mengetahui jadwal penerbangan dan telah menyusun itenary, segera lakukan booking penginapan. Hal ini perlu dilakukan karena tentunya ini akan sangat membantu readers untuk tidak membuang-buang waktu dengan mencari penginapan selama di sana. Mendingan waktu tersebut readers gunain untuk travelling selama di sana, pencarian dan booking penginapan dapat readers lakukan di Indonesia saja.

Sebenernya secara garis besar, ada 2 jenis penginapan yang readers bisa pilih. Pertama yaitu yang menawarkan kenyamanan namun harga cukup mahal, yakni Hotel. Sedangkan yang kedua, adalah yang murah namun sedikit mengesampingkan kenyamanan, yaitu Hostel/Guest House. Nah, terserah readers nih mau pilih yang mana, kalo gw pribadi sih memilih guest house aja yang lebih terjangkau untuk di Hongkong, sedangkan di Macau dan Shenzen, gw memilih hotel yang murah.

Beberapa penginapan yang recommended untuk readers yaitu :

Hongkong

  • Lucky Hostel : tempat penginapan ini berada di Nathan Road, Tsim Sha Tsui, dekat dengan MTR Mongkok, cukup jalan kaki 5 menit dari hostel tersebut. Yang punya orangnya baik, pembantunya orang Indonesia. Harga terjangkau, untuk fasilitas ada wifi, air minum, sabun, shampoo, dan pasta gigi di kamar mandinya.
  • Golden Crown Guest House : tempat penginapan ini berada di Nathan Road juga tapi dekat dengan MTR Tsim Sha Tsui. Di sini readers boleh titip koper jika melakukan perjalanan ke Macau atau Shenzen, dengan membayar 10 HKD/koper. Di sini juga menyediakan tiket-tiket murah seperti DisneyLand, Peak, NgongPing 360, gw sih saranin daripada readers beli di lokasi, mending beli di sini, diskonnya lumayan.

Shenzen

  • Hi- Inn Lou Hu Port : Ini hotel tanpa bintang sepertinya, harganya sangat murah untuk ukuran hotel, tempatnya memang sempit, tapi cukup nyaman. Yang jelas dekat dengan Stasius MRT nya Shenzen Metro.

Macau

  • Ole London Hotel : Hotel tanpa bintang juga, tapi nyaman sih menurut gw, harganya lumayan terjangkau kalo untuk berdua. Terus ada kabar gembira klo readers mau berhemat, di sini hotel ini menyediakan buffet pagi cukup membayar 20HKD per orang, readers udah bisa makan sepuasnya, menunya nasi, mie, sosis, telor, bubur, roti, susu, jus jeruk, teh, kopi, bakpao juga, lumayan Cuma 20 HKD dapat sebanyak itu. Lokasinya dekat dengan Senado Square.
  • Venetian Hotel : Hotel berbintang ini, cukup banyak diminati oleh para pengunjung, menawarkan kemewahan papan atas, harganya cukup mahal. Tapi untuk transportasi, di hotel ini menyediakan shuttle bus gratis ke hotel-hotel besar lainnya.
  • Pensao Tin Lai : Nah ini hotel paling murah kayanya yang ada di sana namun recommended. Tempatnya deket banget dengan Ruins of St. Paul, jalan kaki Cuma 10 menit. Namun, ada 1 kekurangannya, yaitu ga ada lift, jadi naik tangga. Kalo dapet yg lantai 4 dan koper readers gede buanget, ya siap2 aja olahraga.

 

Untuk penginapan, gw sih bisanya rekomendasiin itu aja, soalnya itu-itu aja yang gw tau langsung di sana.

Tiket Show

Untuk tiket show, menurut gw lebih baik readers beli dulu, sebaiknya menghindari beli di lokasi show tersebut, di samping biasanya harganya harga normal, biasanya antri kalo beli di sana. So, lebih nyaman kalo beli sebelumnya. Bisa online, ataupun beli di merchant, salah satunya di Golden Crown Guest House yang gw bilang di atas.

Tiket Show

Tiket Show

Lalu apa aja sih yang harus dikunjungi kalo berkunjung ke 3 negara tersebut, akan gw jelasin pas di itenary gw ya readers, sekalian ikutin alur perjalanan gw biar lebih ngerti. Dan yang terpenting, sekalian readers udah mulai susun-susun deh tuh itenary nya.

Ok readers, untuk persiapan, gw rasa itu dulu, 1 lagi persiapan yang kalah pentingnya yaitu banknotes HKD dan CNY, serta readers perlu bawa adaptor colokan 3 ya. Selanjutnya ikutin perjalanan gw ke HK-Shenzen-Macau dari hari ke hari.

Day 1 : Jakarta – KL – Hongkong

Day 2 : Hongkong (Victoria Peak – Madame Tussauds – Sky Terrace 360)

Day 3 : Hongkong (Golden Bauhinia Square – Disneyland)

Day 4 : Shenzen (Dongmen Street)

Day 5 : Shenzen (Window of the World, Splendid of China)

Day 6 : Macau (Ruins of St. Paul, Senado Square)

Day 7 : Macau (Ama Temple, Penha Hills, Quan Yin, Bubble Water, City of Dream)

Day 8 : Hongkong (Symphony of Light, Temple Street)

Day 9 : Hongkong (Avenue of Stars, Sky 100 Observation Deck)

Day 10 : Hongkong – KL – Jakarta

 

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: