Beranda > Info, Tips > Tips Balas Dendam ke Mantan Pacar

Tips Balas Dendam ke Mantan Pacar

Pasti deh nggak ada orang yang senang setelah putus hubungan. Apalagi kalau caranya dicampakkan. Tapi, kadang-kadang, apa yang kita lakukan kemudian setelah hubungan itu berakhir, amat tidak masuk akal. Menyedihkan, malah.

Misalnya, ada orang yang terus saja meneror mantan pacarnya dengan telepon, e-mail, ataupun SMS. Atau, setiap kali bertemu, tampangnya seolah-olah paling malang sedunia. Pokoknya apa saja, deh, supaya si mantan itu jadi merasa bersalah. Padahal, sikap seperti itu bukannya bikin si mantan kepingin balik, malah berucap, “Ih, segitu aja deh, dia. Untung gue buru-buru putusin …” Barisan sakit hati itu lupa kalau cara terbaik setelah putus adalah dengan penampilan yang sewajarnya, tanpa ada emosi atau penyesalan yang terlihat. Soalnya, menunjukkan bahwa kita biasa-biasa saja, justru malah makin menambah ‘nilai’ di depan mantan. Dia akan berpikir bahwa sebenarnya, dia tidak terlalu berpengaruh dalam kehidupan mantan pacarnya.

Sukses = balas dendam termanis

Kata kunci bagi rasa sakit hati yang tiada terperi adalah dengan menjadi sukses. Sukses ini bisa di bidang apa saja, mau karir, pekerjaan, ataupun menaklukkan para ‘pendatang baru’. Jangan cuma manyun di rumah, tapi bergegaslah mengejar kembali kebahagiaan hidup yang pernah dimiliki. Penampilan oke

Jangan habiskan waktu dengan bermuram durja. Pergi kek ke gym, bentuk badan supaya lebih oke. Pakai baju-baju yang nyaman dan ceria, supaya tampil lebih menarik. Jadi orang yang lebih baik.

Inilah saatnya untuk menemukan diri sendiri. Kalau dulu waktu terlalu banyak dihabiskan dengan dia, kini saatnya mendesain ulang hidup kita. Sisihkan waktu untuk berbuat baik, entah kepada keluarga, teman, bahkan orang-orang yang tak dikenal. Luangkan waktu untuk membantu mereka yang tertindas, pengungsi, dan fakir miskin. Cari juga kegiatan lain yang fun, seperti naik motor besar, menyelam, dan sebagainya.

Mulai flirting Hmm, memangnya cowok/cewek cuma dia aja? Cari lagi dong yang lain, dan taburkan daya tarik itu ke mana-mana. Sudah pasti ada yang nyangkut, kok. Bukankah jam terbang sudah tinggi? Jangan sinis Orang yang sedang sedih cenderung sinis dan ‘tajam’ pada orang lain. Jangann lakukan hal itu, karena malah akan membuat pesona berkurang. Mereka yang bahagia lebih tinggi daya tariknya.

Jadi pacar yang lebih baik Belajarlah dari kesalahan-kesalahan dulu. Karena itu, perbaiki sikap dan tingkah laku bila sudah berhasil menggaet yang baru.

Raih sukses Nah, itu tadi. Segeralah mencapai apa yang bisa dilakukan. Kemenangan dan kebahagiaan sebenarnya sudah ada di depan mata, bila berusaha keras.

Pastikan si mantan pacar tahu Balas dendam seperti di atas belum terasa manisnya kalau si mantan nggak tahu. Yah, bukan berarti mesti berkoar-koar di TV atau di majalah seperti yang sering dilakukan para selebriti yang habis putus terus dapat pacar baru. Tapi, cari cara halus supaya dia tahu kalau dunia masih dalam genggaman meskipun tanpa dirinya!

  1. September 21, 2010 pukul 2:37 am

    Hmmm, tulisan yang menarik. Terima kasih ya telah berbagi. 

    Kebetulan kemarin saya juga barusan menulis topik serupa tentang membalas dendam. Cek saja entri saya yang berjudul Balas Dendam Itu Manis? Saya yakin bisa jadi referensi silang yang menambah pengetahuan kita bersama. 

    Salam kenal, dan sampai jumpa lagi nanti.

    Lex dePraxis
    Unlocked

    • September 21, 2010 pukul 2:45 am

      mantep bro tulisannya.. saya sudah liat.. ^^

      • beta
        Mei 26, 2011 pukul 3:22 am

        Ahahhahahahha Motifatorrr kitaaaaa….wan km cocoke dadi penulis og bukan di coding

      • Mei 26, 2011 pukul 3:57 am

        wakakaka.. asoy bet.. hahaha..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: