Beranda > Info, News > Pelaku Pembacokan Jogja telah Tertangkap

Pelaku Pembacokan Jogja telah Tertangkap

SLEMAN – Keresahan masyarakat Jogja oleh ‘teror pembacok’ sebulan ini, sedikit terkurangi dengan ditangkapnya pemuda yang diduga pelaku aksi pembacokan. Polisi akhirnya berhasil membekuk AG alias AC, yang diduga pelaku aksi pembacokkan di wilayah Maguwoharjo, Depok dan Ngemplak yang sempat menghebohkan warga ini.

AG alias AC ditangkap di Wirobrajan pada Sabtu (17/7) sore hari lalu. Direktur Reserse dan kriminal (direskrim) Polda DIJ Kombespol Napoleon Bonaparte menyatakan AG adalah pelaku pembacokkan terhadap lima orang korban pada tanggal 14 dan 15 Juni 2010. Dalam setiap beraksi, pelaku mengendarai sepeda motor Vario warna putih. Petugas menyita barang bukti berupa sebuah celurit dan 1 unit sepeda motor.

Hanya saja, Napoleon belum bisa memastikan motif yang dilakukan tersangka AG warga Ngestiharjo, Kasihan, Bantul tersebut. “Motifnya itu nggak jelas.  Semacam amarah sesaat yang dilampiaskan kepada orang lain. AG ini bisa saja membacok siapa saja yang ditemui saat dia marah,” ungkap Napoleon kepada wartawan dalam gelar perkara kasus pencurian dengan kekerasan dan penganiayaan yang terjadi di wilayah hukum Polda DIJ, di mapolda setempat, kemarin (19/7).

Soal anggapan masyarakat bahwa pelaku adalah psikopat, Napoleon mengaku perlu memeriksakan tersangka AG kepada psikolog atau psikiater. Lebih lanjut, Napoleon mengakui Kapolda DIJ Brigjen Polisi Sunaryono pernah berjanji kepada masyarakat akan membekuk pelaku aksi bar-bar itu paling lambat 1 Juli 2010. kendati begitu jajarannya baru bisa meringkus tersangka lebih dua pekan dari waktu yang dijanjikan.

“Anggota dalam bertindak harus ekstra hati-hati. Ini untuk pengembangan kasus daripada lolos semua,” dalihnya.

Dengan alasam tersebut Napoleon juga masih merahasiakan identitas seorang yang diduga kuat terkait dengan tersangka AG saat menjalankan aksi. “Seorang lagi kami tangkap namun belum ditetapkan sebagai tersangka. Kini dia dirawat di rumah sakit karena kecelakaan lalu lintas,” kata Napoleon didampingi Kabid Humas Polda DIJ AKBP Anny Pudjiastuti.

“Kami sengaja merahasikan identitas dan lokasi rumah sakitnya karena dia saksi kunci untuk keperluan pengembangan penyelidikan jaringan lain,” imbuh perwira dengan melati tiga di pundak itu.

Selain AG, tim Sus Jatanras Ditreskrim Polda DIJ juga menahan seorang berinisial JA yang meresahkan masyarakat dalam kurun waktu sebulan terakhir. Tak hanya itu, dalam gelar perkara curas, Napoleon juga membeberkan kejahatan 7 tersangka lain yang berhasil diringkus jajaran satwil Polda DIJ. Poltabes Jogja dengan 4 tersangka (RS, FN, DP, dan AP), Polres Sleman 2 tersangka inisial IM dan RJ, sedangkan Polres Bantul meringkus 1 tersangka AN.

Tersangka antar satwil tersebut tak ada keterkaitan. Untuk kasus curas dan penganiayaan yang dilaporkan korban ke polisi, total ada 12 kejadian dengan total korban 12 orang. Seorang korban di antaranya meninggal dunia. Sebelas korban lainnya luka berat.

Terpisah, saat ditanya wartawan AG mengelak telah melakukan curas di wilayah Maguwoharjo dan Ngemplak pada 14-15 Juni 2010. “Bukan saya. Saya hanya membawa sajam berupa celurit,” kata AG soal alasan ditangkap oleh polisi. AG yang mengaku tinggal di Jalan Wates itu membawa sajam dengan alasan untuk menjaga diri.

Sedangkan AN merupakan satu-satunya tersangka curas yang memiliki latar belakang residivis. AN ditangkap aparat Polres bantul karena membacok korbannya dengan alasan sakit hati dan harga diri. “Dia (korban) menantang saya. Ini masalah gank. Makanya dia saya cari. Saat ketemu saya bacok kepalanya 3 kali,” kata AN enteng. AN pernah ditangkap polisi atas kasus serupa pada tahun 2004. (yog)
Sumber : Radar Jogja

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: