Beranda > Info > Dampak Negatif Menonton Video Porno

Dampak Negatif Menonton Video Porno

Pemberitaan media akhir2 ini mengarah kepada kasus video porno mirip artis ariel peterpan, luna maya, dan cut tari. Menonton video porno menimbulkan banyak dampak negatif, seperti yang ada dalam seminar mengenai dampak pornografi terhadap kerusakan otak di Jakarta, ahli bedah syaraf dari Rumah Sakit San Antonio, Amerika Serikat, Donald L. Hilton Jr, MD mengatakan bahwa adiksi (kecanduan) mengakibatkan otak bagian tengah depan yang disebut Ventral Tegmental Area (VTA) secara fisik mengecil.

“Pornografi menimbulkan perubahan konstan pada neorotransmiter dan melemahkan fungsi kontrol. Ini yang membuat orang-orang yang sudah kecanduan tidak bisa lagi mengontrol perilakunya,” kata Hilton serta menambahkan adiksi pornografi juga menimbulkan gangguan memori. Kondisi itu, tidak terjadi secara cepat dalam waktu singkat namun melalui beberapa tahap yakni kecanduan yang ditandai dengan tindakan impulsif, ekskalasi kecanduan, desensitisasi dan akhirnya penurunan perilaku.

“Dan kerusakan otak akibat kecanduan pornografi adalah yang paling berat, lebih berat dari kecanduan kokain,”

12 fatamorgana tentang pornografi yang terlanjur tercipta secara tidak sengaja oleh otak kita:

1. Pornografi memberi makan pada “keinginan mata” dan “keinginan daging” yang tidak akan pernah terpuaskan. Pornografi hanya akan membuat ‘penontonnya’ minta tambah, tambah, dan tambah lagi.

Dengan mudah, pornografi memperbudak orang akan nafsunya dan membuka pintu terhadap segala jenis kejahatan seperti kemarahan, penyiksaaan, kekerasan, kepahitan, kebohongan, iri hati, pemaksaan, dan keegoisan. Kekuatan tersembunyi dibalik pornografi akan menunjukkan dirinya pada saat orang yang sudah terlibat berusaha menghentikan kebiasaannya. Tanpa bantuan, biasanya orang itu tidak berdaya untuk lepas.

2. Pornografi membuat cara berpikir seseorang menjadi penuh dengan seks semata. Pikiran seks akan menguasai alam bawah sadar mereka. Gambar berbau seks akan melekat pada otak mereka, sehingga pada saat seseorang memutuskan untuk berhenti melihat pornografi-pun, gambar-gambar yang pernah ia lihat dimasa lalu akan bertahan sampai beberapa tahun bahkan selama-lamanya.

3. Pornografi menjadi ajang promosi terhadap praktik seksual yang menyimpang. Contohnya, situs porno internet biasanya terhubung dengan situs porno yang lebih progresif seperti homoseks, pornografi anak, seks dengan hewan, perkosaan, seks dengan kekerasan dan lainnya.

Ini akan membuat orang-orang tertentu terganggu secara mental dan tertantang untuk mencoba. Dengan demikian, makin banyaklah perilaku seks menyimpang di masyarakat.

4. Pornografi membuat seseorang terpicu untuk lebih suka melayani diri sendiri dibanding orang lain. Masturbasi/onani adalah contohnya. Ini adalah tindakan pemenuhan nafsu pribadi yang bisa membuat seseorang sulit menerima dan membagi cinta yang sebenarnya pada orang lain. Pornografi biasanya membuat orang kecanduan masturbasi/onani.

5. Pornografi akan membawa seseorang terhadap penggunaan waktu dan uang dengan sangat buruk. Sedikit ada waktu luang atau uang lebih, akan dihabiskan untuk memuaskan hawa nafsunya.

6. Dengan sering melihat situs porno atau membeli film/majalah porno, orang-orang tersebut mendukung perkembangan industri pornografi yang biasanya dikelola oleh “kejahatan terorganisir” yang mencari dana dengan cara haram.

7. Terbiasa melihat pornografi akan merusak hubungan orang tersebut dengan lingkungannya, dalam hal ini keluarga atau orang-orang terdekatnya.

Pada hubungan pacaran, hubungan yang berkembang menjadi tidak sehat. Orang yang terlibat pornografi akan menyalahkan kekasihnya pada tindakan-tindakan seksual yang mereka lakukan. Padahal masalah itu terdapat pada pribadinya sendiri, dan pasangannya adalah si ‘korban’. Pada pasangan yang telah menikah, ini akan memicu ketidakpuasan seksual dan praktik seksual yang menyimpang sehingga mengarah ke arah ketidakharmonisan keluarga, bahkan perceraian.

8. Dalam banyak kasus, pornografi membuat seseorang kehilangan daya kerjanya. Yang tadinya aktif dan kreatif bisa menjadi tidak fokus dalam pekerjaan.

9. Pornografi dapat merusak hubungan seksual dengan pasangan karena terbiasa membayangkan orang lain dalam hubungan seksual.

Imajinasi adalah salah satu efek pornografi yang sangat kuat. Nilai dan kemurnian seksual sesungguhnya menjadi rusak.

10. Melihat pornografi akan membuat seseorang menjadi sering berbohong.

Orang yang terikat pornografi akan menyimpan kebiasaannya ini sebagai rahasia, sehingga dengan berbohong ia dapat menyembunyikan rasa malunya dan menghindari kritik dari lingkungannya. Kemanapun ia pergi, ia akan cenderung memakai ‘topeng’.

11. Pornografi akan membawa seseorang pada konsekuensi spiritual yang serius.

Tekanan dan kebingungan akan memenuhi hidupnya. Pornografi membawa kekuatan jahat yang akan mengontrol dan mendominasi pemirsanya. Sekali saja seseorang melihat pornografi, itu akan membawanya semakin dalam. Nilai moral yang benar makin lama makn pudar, sehingga timbul standar ganda yang membingungkan.

12. Pornografi akan membuat seseorang mempercayai semua kebohongan yang ditawarkan oleh pornografi sendiri.

Contoh kebohongan yang ditawarkan ialah :
a. Kebebasan seksual = kebahagiaan
b. Penyimpangan seksual = normal
c. Kapan saja melampiaskan kebutuhan seksual = hal yang benar dan wajar
d. Setiap hari masturbasi = sehat
e. Pornografi = tidak menyakiti siapapun
f. Bintang porno = orang paling bahagia didunia
g. dll.

About these ads
  1. Juni 28, 2010 pukul 2:59 am

    Tks infonya mas,memang pornografi merupakan agenda terselung yang digenjar2kan oleh konspirasi global dalam perusakan mental manusia dunia,yang sulit di bendung selama ini,sebelum adanya kekuatan besar pula yang membendungnya dalam bingkai KEBENARAN TUHAN.

    • Juni 28, 2010 pukul 3:28 am

      memang susah mengurangi kecanduan pornografi, tapi mulailah perlahan2, pasti bisa.. :)

      • Putri
        Januari 16, 2011 pukul 7:48 pm

        Dear All..

        Ada yg bisa bantu beri solusi efektif agar suami tidak kecanduan nonton video porno?
        Terimakasih

      • Januari 17, 2011 pukul 3:48 am

        Thanks Putri.
        Untuk membuat suami mengurangi menonton video porno sebenernya cukup dengan Putri lebih memperhatikan suami Putri aja.

        Pada dasarnya orang nonton video porno karena tidak ada yang bisa memenuhi hasrat seksualnya, buatlah dia senyaman mungkin, dengan begitu sedikit demi sedikit dia akan mengurangi nonton video porno.

        Kalau mau dipikir lagi, nonton video porno itu tidak ada salahnya (dengan catatan tidak dilampiaskan ke orang lain yang bukan suami/istrinya) jadi menurut saya sah2 aja asalkan jangan sampai suami Putri lebih mementingkan video porno daripada Putri sendiri.

        Atau beri dia sensual dengan nonton bersama. Mungkin cara itu lebih menarik Putri. ^^

  2. Maret 9, 2011 pukul 12:59 pm

    Thank ya om saya jadi tau,, dan saya jadi bisa ngasih tau orang yang sudah maksit agar tobat,, makasih om..

    • Maret 10, 2011 pukul 1:21 am

      yups sama2.. semoga artikel ini dapat bermanfaat.. :D

  3. Maret 10, 2011 pukul 4:19 am

    nice artikel..

    harus disebarluaskan..
    supaya.. orang ga menjadi budak nafsu..
    selamatkan generasi kita..

    Ingatlah bahwa mata, telinga dan semua anggota
    tubuh kita akan dimintai pertanggungjawaban
    di AKHIRAT nanti..
    so.. tetaplah di JALAN YANG LURUS..^_^
    Semoga ALLAH SWT mmeberi kekuatan pada kita u/ Istiqomah

    • Maret 10, 2011 pukul 4:35 am

      Amin.. :D ya semoga yang membaca tersadarkan, kalau belum bisa berhenti, mulailah sedikit demi sedikit menguranginya..

  4. syarif
    Mei 23, 2011 pukul 8:50 am

    Saya sangat mendukung bglok anda karna sangat berman faat

  5. nevanel
    Agustus 15, 2011 pukul 11:09 am

    6 th menikah dan anak 2 msh balita,bbrp bulan kmrn sy buka laptop suami,ada koleksi video dan foto pornografi total hampir 1000. Tanggal download sejak kami menikah hingga 4 hr sebelum saya ambil laptopnya. Sudah bicara baik2,jwbnya hanya iseng. Untuk para pria,sy mau tanya,bisakah berhenti kebiasaan tahunan itu? Sy percaya suami,tp msh ada keraguan. Trims.

    • Agustus 16, 2011 pukul 3:18 am

      Halo nevanel, salam kenal. Begini Bu, menurut kacamata saya sebagai seorang pria, memang begitu banyak dampak negatif akibat menonton video porno, tetapi kecanduan video porno itu emang sangat sulit untuk dihilangkan. Saya akui itu.

      Kalau menurut saya, untuk membuat suami ibu mengurangi kebiasaannya, bisa dengan memberi perhatian yang lebih, atau mungkin bisa ajak “menonton” berdua, saling berpendapat, toh menonton hal seperti itu bisa saja digunakan untuk meningkatkan kualitas dari kegiatan seksual itu sendiri.

      Ada baiknya memang kalau bisa dihentikan ibu, karena itu akan sangat mengakibatkan kecanduan, dan seperti yang saya tulis di artikel di atas, ada bermacam2 dampak negatifnya.

      Menanggapi pernyataan ibu yang terakhir, apakah bisa pria berhenti? jawabannya adalah BISA. tergantung dari bagaimana motivasi dari pria tersebut. Jika dia menganggap menonton video porno adalah suatu kesalahan, ada perasaan bersalah (guilty) harusnya dia bisa berhenti, tetapi kalau dia menonton, dan merasa itu tidak ada salahnya sama sekali, itu yang susah Ibu. Semoga membantu.

  6. ruslan
    Oktober 9, 2011 pukul 8:46 am

    terima kasih atas info semoga apa yang anda sampaikan dalam menyelamatkan generasi muda amiiiiiiiiin

  7. November 13, 2011 pukul 9:03 am

    Kalo sudah permanen apa yg harus dilakukan

  8. Desember 10, 2011 pukul 4:38 am

    ijin salin gan

  9. Desember 21, 2011 pukul 8:10 am

    eeee.. mator suwon sanget mas ats artikelx..kalo boleh nax bagaimana agar gak membayangkan tentang porno dan ingin seks?

    • Maret 3, 2012 pukul 12:20 am

      pikiran semacam itu memang kadang2 sering muncul kok, bukan hanya anda, saya dan kebanyakan orang normal akan muncul pikiran seperti itu.
      lalu bagaimana caranya?
      saya juga susah, terus terang susah banget, tapi coba untuk melakukan banyak aktivitas, otomatis akan berkurang, misalnya kalau yang sering saya lakukan adalah fitnes, yoga dan meditasi. terutama meditasi itu bagus, pikiran kita jadi lebih tenang dan terkontrol.
      cari kesibukan aja yang penting

  10. kaka
    Januari 8, 2012 pukul 6:02 am

    wah jdi tw skarang dampak bruknya.
    pdahal sering nonton bareng sama tmen lwa film or internet
    thanks artikelnya bkin aku sdar maz…

    • Maret 3, 2012 pukul 12:22 am

      usahakan kalau dari yang sering banget, ya dikurangin, saya biasanya kalau pas lagi searching di google atau mana, kan kadang2 muncul tuh link ke arah porno, ya jangan diklik, mulai dari niat, itu rangsangan aja yang bekerja, jadi mulai mengatur diri sendiri aja bro. jangan tergoda. :)

  11. Ardhiana
    Januari 29, 2012 pukul 6:02 am

    gimana caranya agar kebiasaan nonton video porno dapat di cegah, soalnya saya pengen sekali berubah dan tidak lagi mau mendekatinya ? saya udah komitmen buat naha selama 40 hari , tapi ada aja gangguannya di hari ke 7 ato 10.

    • Maret 3, 2012 pukul 12:26 am

      hehehe.. itu sih biasa bro, kaya pas kita nahan untuk berhenti merokok, yang seharusnya dilakuin itu cuma sikap rileks aja, ga perlu sampe nahan, itu berat.. sikap netral aja, cari kesibukan aja, kalau ada hal2 yang mengarah kesitu, mungkin bisa pergi atau pura2 tidak melihat atau mendengar.. begitu aja sih bro..

  12. Ardhiana
    Januari 29, 2012 pukul 6:03 am

    Ardhiana :
    gimana caranya agar kebiasaan nonton video porno dapat di cegah, soalnya saya pengen sekali berubah dan tidak lagi mau mendekatinya ? saya udah komitmen buat naha selama 40 hari , tapi ada aja gangguannya di hari ke 7 ato 10.

    nahan

  13. Lia
    Februari 9, 2012 pukul 3:59 am

    Kenapa blog ini sering muncul di setiap saat saya mau browshing, padahal saya bukan browsing video porno. tolong donk jangan muncul lagi. bagaimana caranya supaya saya tidak menerima blog ini. terimakasih

    • Maret 3, 2012 pukul 12:27 am

      Halo Lia, maaf sebelumnya, saya pribadi tidak bisa bagaimana menghentikan seperti yang Lia maksud. Ini otomatis dari mesin pencari google. Maaf ya sebelumnya jika blog saya mengganggu :)

  14. Wiwin Djueriah
    Februari 12, 2012 pukul 5:43 am

    Terima kasih mas informasinya, bagaimana ya cara menghilangkan kebiasaan buruk suami ? krn sy sdh bicara tapi tampaknya dia msh saja menonton film porno tersebut. Terus terang sy suka sedih & menangis krn hal itu. Satu hal yang perlu diketahui, suami sy tinggal dkantor di luar kota dan hr sabtu & minggu baru ada di rumah. Terima kasih sebelumnya atas sarannya.

    • Maret 3, 2012 pukul 12:31 am

      Halo Ibu Wiwin, menonton video porno itu memang bikin ketagihan, saya akui sendiri. namun, setelah tahu dampak negatifnya dan tekad dari dalam diri sendiri, seharusnya bisa berubah. jika sekrang sering banget, ya dikurangin, kalau banyak kerjaan, otomatis waktu untuk nonton juga mulai berkurang.
      Mulai aja cari kesibukan, sebenernya sibuk itu untuk diri kita sendiri juga kok, bukan untuk orang lain, meskipun orang sibuk itu terkadang stress dan orang yang ga ngapain2 juga stress, tapi kenyataannya, orang yang ga ngapa2in itu lebih stres daripada orang yang sibuk.
      Ibu beri pengertian kepada suami ibu saja, untuk mengurangi, dan berjanji dengan diri sendiri dan Tuhan untuk berusaha mengurangi sampe berhenti. :)

      • Wiwin Djueriah
        September 27, 2012 pukul 12:25 pm

        Alhamdulillah mas, mudaha-mudahan suami sdh tdk menonton film porno lg.. InsyaALLAH berubah seterusnya :)

  15. novian
    Februari 24, 2012 pukul 7:13 pm

    ijin copas mas…

  16. Isman
    Maret 10, 2012 pukul 8:36 am

    Ms stiawan mkasih..Mkasih..Mkasih…589x bngt dh ingtkn q cz q fans berat filmsex, ingin t0bat tp sulit. Aneh mmang, Pd hal aq alumnus p0npes tp knpa q sllu msuk k stu? Sbnrx bkn hx artikelx yg prlu d c0py tp PRINSIP msstiawan yg HARUS D COPY DLM HATI KITA

    • Juni 12, 2012 pukul 9:22 am

      Yup sama2, harus mulai dari mengurangi sedikit demi sedikit.. :D

  17. Ega
    Juni 8, 2012 pukul 3:19 am

    oia, saya jadi kasihan dengan orang yang sudah kecanduan. kira2 ada gak ya cara untuk menanggulanginya? :)

    • Juni 12, 2012 pukul 9:24 am

      Iya kalau uda kecanduan bner2 kasian.
      Kalo emang belum nonton pornografi, mending jangan sekali2, banyak aktivitas aja. kalau sudah kecanduan, mungkin mulai dari sekarang hindari aja seperti baca kisah2 seks, liat gambar sexy, kalau ada keinginan langsung salurkan dengan olahraga.. :D

  18. ali
    Juni 21, 2012 pukul 1:49 am

    jujur aja sbnarnya sya ingin skali brubah dan tdk lagi mgkonsumsi video porno namun setiap kali saya ingin berubah…saya slalu teringat situs2 itu,..lalu,bgmana cara mghilangkan bayangan itu dari pikiran saya? (trims)

    • Juli 25, 2012 pukul 1:32 am

      Semakin coba dilupakan semakin susah, gitu kata pepatah bro ali.. :D
      Jadi ya biasa aja, terus sibukkan diri aja, setiap kali teringat, langsung pikirkan hal2 lain aja :)

  19. Juni 27, 2012 pukul 10:37 am

    sebenernya saya masih kecil,umur 11 .. waktu saya berumur kira kira 6/7 tahun saya gak sengaja nemuu video porno di hape paman saya,nah saya tonton tuh sama adik saya,maklum anak kecil kan gak tau apa apa.. saya tonton sampai baterei hapenya habis..
    sampai sekarang masih kebayang..

    Kalo sekedar ngomongin gimana? Ngomongin prno pun saya terganggu

    • Juli 25, 2012 pukul 1:34 am

      Hmm, sebaiknya hindari deh hal2 itu, kan kamu tau sendiri klo itu ga baek.. Jadi sebaiknya kalo lagi kumpul sama temen2, terus ada temen yang ngomongin tentang pornografi, kmu ga perlu sampe over, “jangan bahas itu..” ya pertama2, dengerin dlu, tapi usahakan mulai arahkan ke hal lain, begitu dek azka :D

  20. Juli 11, 2012 pukul 6:15 am

    .mksh ats infonya..
    .tpi ada stu prtnyaan ni gan
    emang bner ga si ,klo byk nnton video porno to ingatanya jdi kurang alias pelupa
    .sya sndiri si uda jrang skrg
    mksh sblm.nya

  21. Anwar
    Juli 18, 2012 pukul 10:54 am

    SEBUAR LUASKAN PLESAE OK….

    • Juli 25, 2012 pukul 1:35 am

      Ayo kita hilangin kebiasaan ga bagus ini, mulai dari diri sendiri dan temen terdekat :)

  22. amanda
    Juli 25, 2012 pukul 7:52 am

    kak, gimana ya caranya bikin temen supaya gak nonton video porno lagi???

    • September 2, 2012 pukul 5:48 am

      Dinasehati aja dulu, klo emang sudah waktunya, biasanya dia sadar kok, soalnya emang sulit banget kita ngatur orang lain, tapi ya pelan2 aja dikasi tau, jangan langsung frontal. :D

  23. miftah
    Agustus 30, 2012 pukul 12:03 pm

    makasih bgt infonya
    manfaat banget

  24. September 30, 2012 pukul 6:47 pm

    makasi atas info.a yaa ..

  25. Suryandaru Prasetyo Jati
    November 24, 2012 pukul 10:54 pm

    mau tanya om apakah efek buruk bagi otak kita bisa dihilangn dan bisa normal kembali seperti dulu sebelum kita nonton gambar porno?
    kalo ada gimana caranya

    • November 25, 2012 pukul 6:33 pm

      Pertanyaan bagus, sepertinya susah sih untuk kembali seperti sebelum nonton, karena pada dasarnya otak kita udah ‘rusak’ karena udah nonton gituan, dan yang pasti, untuk ngembalikan 100% itu hampir mustahil, tapi setidaknya kita udah bisa mulai mengurangi :D

      • aditya
        Januari 4, 2013 pukul 2:04 pm

        bagaimana cara untuk menghilangkan kecanduan porno grafi ? dan apakah stelah menghilangkn hal otak tengah akan kmbali k bntuk smula?

  26. Januari 5, 2013 pukul 3:23 am

    Seperti yg sudah saya jabarkan di atas, sebaiknya mulai dikurangi, dan mulai sibuk dengan aktivitas.. Untuk apakah setelah menghilangkan tersebut otak tengah akan kembali atau tidak, saya pribadi kurang tahu, tapi ga perlu peduli dengan itu, yg jelas menurut logika pasti akan lebih bagus ketimbang terus terjangkit dengan pornografi :)

  27. diana
    Februari 6, 2013 pukul 7:12 pm

    Thx banget om artikelnya menambah ilmu aku sebenarnya aku pingin mengobati kebiasaan ayahku yang nonton vp tanpa diketahui istrinya(ibuku). Awalnya aku yg mergokin ayah nyimpen vp di hape trus aku dan ibuku coba edukasi kalo yg namanya video porno bs bkin ketagihan tp ayahku jadi emosi dan bilang kalo hal seperti itu wajar untuk orang dewasa . selain itu aku juga merasa kalo hubungan ayah dan ibuku tidak sehat. Gimana ya om solusinya?

    • Februari 7, 2013 pukul 3:21 am

      Wah sebelumnya, saya masi muda lho, belum merit, jadi jgn panggil ‘om’, panggilnya koko aja atau langsung nama aja aliong. hehe.
      Tidak sehat gimana nih contohnya? tidak sehat secara seksual atau emang keharmonisannya kurang? ada banyak faktor setau saya jika rumah tangga seseroang kurang harmonis, saya sering mendengar keluhan dari client saya.. :)
      Mungkin diana bisa langsung email ke saya di mail@setiawanaliong.com untuk konsultasi dengan saya secara pribadi jika memang tidak ingin bercerita di media online secara terbuka, tapi jika tidak masalah, silahkan balas komen ini lagi saja :)

  28. Jauri
    Maret 6, 2013 pukul 7:35 am

    Apakah kamu sdh menonton Video porno atau blm ? Kalo sdh,Jelaskan Tindakan buruk sesudah menonton video itu !!

    Thx

    • Maret 8, 2013 pukul 6:16 am

      Saya akui saya sudah melihat, ya seperti rokok, saya juga sudah pernah mencoba rokok, namun saya tidak sampai ketagihan.. :)

  29. tika
    Juni 24, 2013 pukul 6:52 pm

    Info na bgus.kami memang trgolong pengantin baru,baru 1taun 1bulan,tp suamiku skrg aq perhatikan np jd sk liat video porno,sering aq pergoki dhp na bbrp video&foto2 syur.apakh wajar tingkh suami qu sprt it??pdhl yg aq kenal dl dy bukn lelaki yg gemar liat video porno.

    • Juli 20, 2013 pukul 7:53 am

      Wajar? Iya. Naluri lelaki memang seperti itu. Namun, tentunya bisa dikendalikan agar tidak selalu menuruti keinginan nafsunya. Melihat hal2 seperti itu, tidaklah bermanfaat. So, ibu dapat menjelaskan dampak2 negatif yang diterima jika terus “mengkonsumsi” media seperti itu. Terima kasih.

  30. Tia
    Agustus 27, 2013 pukul 8:17 am

    Sy s’orang ibu. Anak yg pling kcil (4,4), wkt itu sy ti2pkn ke ttg. Tnp sy tau trnyt anak sy n anak ttg itu bk hp ibu’a yg sdng tdr n mrka bk video yg da gmbr cewe’a, itu pngakuan anak ttg sy. Sy yg mndngar’a lngsng kgt n smpi saat ni sy binggung hrs bgmn

    • Agustus 27, 2013 pukul 8:43 am

      Halo Ibu Tia, mungkin anak Ibu harus diberi pengertian yang cukup. Agar menghindari hal2 yg tidak diinginkan.

  31. Tia
    Agustus 27, 2013 pukul 8:45 am

    Smnjak itu sy melarang anak sy main dgn anak ttg sy itu. Sy bingung, khawatir smua campur aduk jd 1. Apa solusinya untuk anak sy? Apa…. Apa…. Apaaaa… yg harus sy perbuat dgn anak sy? Sy tdk ingin memori itu melekat di otak’a smpai bsr nnti.

    • Agustus 27, 2013 pukul 8:49 am

      Hal yang bisa lakukan adalah memberikan pengertian yg benar. Dan jangan melarangnya karena anak kecil memiliki ingin tahu yg sangat tinggi

  32. Michael
    September 6, 2013 pukul 11:57 am

    Om,saya mau nanya nih…Kalau sudah nonton video porno,tp sudah kecanduan dan umurku masih 12 thn (nontonnya sdh dari umur 10 tahun) Kalau sdh menghilangkan kebiasaan itu, mesti aja muncul lg,gimana ini?

    Mohon dibalas.Terima Kasih sebesar-besarnya.

  33. bahtiyar
    September 28, 2013 pukul 11:30 am

    ijin shre.ya mass

  34. Oktober 24, 2013 pukul 2:07 am

    assalamualaikum…..wr,wb
    saya mau tanya?
    gmna ” menghilangkan kebiasaan nonton sperti itu wlau pun memakan waktu lamaa”

  35. adi
    Desember 23, 2013 pukul 1:37 am

    thanks ya mas buat blog nya,
    sangat bermanfaat, dan membuka pikiran :)

  36. Natasha-Tjung
    April 26, 2014 pukul 4:47 pm

    sangat membantu.. emg perilaku generasi muda jaman sekarang sudah rusak. semoga dengan informasi ini generasi muda pada sadar.. aminnn

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 354 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: